Ibu Kotaku "JAKARTA"
Jakarta adalah tempat aku dilahirkan dan dibesarkan oleh kedua orang tuaku. Di kota besar inilah aku banyak menghabiskan waktu dalam semua aktivitas aku sehari - hari. Bisa dikatakan Jakarta adalah tempat merubah nasib lebih baik, tetapi belum tentu bisa di katakan akan lebih baik karena di Ibu kota ini sangatlah sulit untuk menjalani kehidupan. Yah kalo kata orang sih "sekejam - kejamnya ibu tiri, masih kejam ibu kota". Karena dikota inilah berbagai macam orang, suku dan bahasa berkumpul jadi satu. Bagi saya sendiri sih sebenernya Jakarta itu tempat yang asik dan termasuk maju, karena hampir seluruh wilayah di Jakarta berdiri gedung - gedung yang kokoh tegak menatap kelangit dan pabrik - pabrik yang siap menyuplai kebutuhan warga Jakarta. Tapi kalo saya pikir - pikir sekarang ini sudah mulai terasa lebih padat penduduknya karena saya merasakan sendiri dimana - mana macet tidak karuhan. Apa mungkin memang sudah menjadi adatnya orang Jakarta saat pulang kampung membawa sanak saudaranya untuk merubah nasib di ibu kota, maka jumlah penduduk di DKI Jakarta terus meningkat.
Tetapi terkadang saya suka berfikir kenapa di tengah kota yang besar ini masih ada saja ketidak merataan kebahagiaan yang dimiliki seseorang. Memang banyak berdiri dengan kokoh gedung perkantoran dan pabrik, tapi masih banyak juga jika kita lihat kepelosok - pelosok masih banyak juga yang merasakan sulitnya hidup. Padahal kalo kita pikir - pikir semua pasti akan lebih indah apabila kita mau berbagi. Saya sendiri suka iba bila ada anak kecil dilampu merah yang mengemis untuk bisa makan hari itu, jujur walaupun terkadang memang kita rada tidak suka sama hal seperti itu karena tidak jarang juga kita menemui anak kecil yang mengemis ternyata ada ibu atau ayah nya yang menunggu setoran dari anaknya. Miris hati melihat seorang anak kecil mengemis dengan muka lugunya sedangkan orang tua mereka asik bercanda gurau dengan temannya. Tetapi dari yang saya lihat jumlah pengemis semakin berkurang semoga itu pertanda nasib yang sudah jauh lebih baik, karena saya paling tidak tega melihat yang seperti itu. Dalam doa saya semoga mereka kedepannya akan jauh lebih baik lagi dari segalanya karena senyum bahagia dari mereka akan terlihat sangat indah.
DKI Jakarta ibu kota dari Indonesia, mungkin masih membutuhkan penataan kota yang lebih baik dan penanganan bencana apapun sebaik mungkin. Agar semua warga bisa menikmati fasilitas yang ada dan tidak ada lagi anak kecil yang mengemis dengan wajah lugunya di lampu - lampu merah. Mungkin sebenarnya yang paling dibutuhkan oleh Jakarta adalah taman kota, karena sangat jarang sekali saya melihat taman - taman yang bisa jadi jantung kota di Jakarta. Dan di Jakarta lah kita bisa melihat benar - benar apa itu yang dinamakan kesenjangan sosial. Hanya di Jakarta yang "kaya" yah makin kaya, yang "miskin" yah makin miskin. Banyak hal yang sudah saya lewati di Kota Jakarta ini dan saya pun banyak belajar arti kehidupan. Ternyata bahagia itu tidaklah datang dari materi atau seberapa banyak uang yang kita miliki. Tetapi bahagia itu akan jauh lebih indah apabila kita melakukan segala sesuatunya dalam keadaan ikhlas. Harapan saya untuk kedepannya semoga DKI Jakarta akan lebih baik lagi dan bisa menjadi kota pusat industri, perkantoran yang lebih tersusun dengan baik. Tentunya taman kota juga harus diperbanyak agar dapat memberikan fasilitas jg untuk yang lainnya menghabiskan waktu di Ibu Kota DKI Jakarta.